
By : Ressy Dewantary
Saat terdengar tangis pertama kita di dunia ini, Sang Penyambung Jiwa kita menangis terharu & bahagia.Dia segera mengucap doa syukur, karena perjuangannya sekian lama menyimpan kita di rahimnya, akhirnya usai sudah. Sang Penyambung Jiwa segera merengkuh kita dalam dekapan dan mencium lembut pipi & kening kita.Tatapan lembut penuh kasih, terlihat jelas menatap kita dengan makna.
Sang Penyambung Jiwa terbangun di malam hari, ketika kita menangis kelaparan, Sang Penyambung Jiwa mendongeng saat menghantarkan lelapnya tidur kita.Sang Penyambung Jiwa berdendang ketika menenangkan tangisan kita.
Sang penyambung Jiwa adalah pelindung sejati, saat kita dalam bahaya, Sang penyambung Jiwalah yang mendekap erat, menyembunyikan kita dalam rengkuhan kasih, dan melawan siapa saja yang ingin "memangsa" kita...
Betapa Sang Penyambung Jiwa itu akan merasakan betapa sakitnya dia, kehilangan kita...saat kita mati, saat kita pergi dari dunia ini, Sang Penyambung Jiwa serasa tak pernah berarti....seluruh usaha yang dilakukan serasa tak berguna lagi, seakan dia merasa tak mampu berperanan dalam hidupnya lagi...








Tidak ada komentar:
Posting Komentar